cara mudah menurunkan berat badan

Cara Mudah Menurunkan Berat Badan

Permasalahan seputar cara mudah menurunkan berat badan adalah masalah yang sering ditanyakan oleh kita saat berat badan mulai menunjukkan kenaikan. Kegemukan apalagi obesitas bagi sebagian kita merupakan mimpi buruk terutama bagi kita yang peduli masalah penampilan dan kesehatan.  Kegemukan selain berkaitan dengan penampilan juga sedikit banyak pasti ikut mempengaruhi rasa percaya diri.

Penyebab obesitas

Obesitas dapat terjadi ketika kita sering mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Sebenarnya mengonsumsi makanan berkalori tinggi tidak selalu menjadi masalah asalkan sesuai dengan aktivitas yang dilakukan tiap harinya. Namun, jika kita lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk dan tidak diimbangi oleh aktif berolahraga, maka sisa energi dari hasil pembakaran kalori tersebut akan disimpan di tubuh dalam bentuk lemak. Lambat laun, penumpukan lemak tersebut akan bertambah dan membuat tubuh terlihat membesar alias gemuk.

Selain akibat makanan tinggi kalori dan kurangnya melakukan olahraga, obesitas juga bisa terjadi karena:

  • Faktor keturunan (genetik)
  • Efek samping obat-obatan (antidepresan, obat antiepilepsi, kortikosteroid, dan diabetes)
  • Komplikasi dari penyakit tertentu (sindrom Cushing dan hipotiroidisme)

 

Dampak obesitas

  • Gangguan otak

hormon yang diproduksi oleh lemak bisa menyebabkan inflamasi sehingga mempengaruhi bagian kognitif yang akibatnya membuat seseorang akan kehilangan ingatan.

 

  • Penyakit jantung

Bahaya obesitas dapat memicu terjadinya serangan jantung, sebab lemak yang berlebih dapat menutupi pembuluh darah pada jantung sehingga menjadi tersumbat. Jika hal ini terjadi, maka serangan jantungpun dapat terjadi termasuk jantung coroner

 

  • Hipertensi

Hal ini bisa terjadi akibat dari seringnya mengkonsumsi makanan penyebab darah tunggi, kolesterol dan lemak berlebih yang akhirnya dapat memicu penyempitan pembuluh darah sehingga tekanan darah menjadi naik.

 

  • Gangguan saluran pernapasan

Bahaya obesitas dapat menyebabkan gangguan pernafasan, karena terjadi penimbunan lemak yang berlebihan di bawah diafragma dan pada dinding dada hingga menekan paru-paru. Jika hal ini dibiarkan dapat menyebabkan seseorang mengalami kesulitan dalam bernapas

 

  • Diabetes

Resiko yang bisa dialami oleh seseorang yang menderita obesitas adalah penyakit diabetes tipe 2. Pada penderita obesitas, insulin yang dihasilkan oleh pankreas terganggu oleh komplikasi-komplikasi obesitas sehingga tidak dapat bekerja maksimal untuk membantu sel-sel menyerap glukosa. Karena kerja insulin menjadi tidak efektif, maka pankreas terus berusaha untuk menghasilkan insulin lebih banyak yang akibatnya kemampuan pankreas semakin berkurang untuk menghasilkan insulin

 

  • Osteoartritis

Saat mengalami obesitas, maka resiko terkena osteoartritis (peradangan sendi) akan semakin rentan. Bagian pada tubuh yang biasa mengalaminya adalah bagian leher, tangan, kaki, dan lutut. Hal ini terjadi karena lemak terus tertimbun dalam tubuh menyebabkan beban tubuh semakin berat dan bertambah. Akibatnya, cairan sendi menjadi berkurang lebih cepat sehingga, bagian-bagian tulang akan saling bergesekan dan rasa nyeripun akan timbul.

 

  • Stroke

Seseorang yang menderita obesitas ternyata lebih beresiko terserang stroke daripada orang yang memiliki ukuran tubuh sedang. Hal ini terjadi karena penderita obesitas cenderung memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan terkena diabetes yang akan memicu terjadinya stroke

  

  • Gangguan kesuburan

Bahaya obesitas bisa mengganggu kesuburan khususnya bagi wanita, akibat berat badan yang berlebih. Dampak dari obesitas ini, ovarium yang memproduksi sel telur tidak memungkinkan wanita untuk hamil. Walaupun terjadi pembuahan, maka janin sulit berkembang secara normal sehingga keguguran sangat rentan terjadi. Selain itu, menstruasi menjadi tidak teratur akibat ketidakseimbangan hormon yang dipicu oleh obesitas

 

  • Kanker

Sebuah fakta mengungkapkan bahwa penderita obesitas beresiko terkena beberapa jenis kanker sebesar 40%. Hormon estrogen yang diproduksi oleh sel lemak inilah, yang sebenarnya merupakan salah satu penyebab resiko kanker menjadi meningkat.

 

Cara mengatasi obesitas

 

  • Rutin olahraga

Cara yang paling sederhana adalah dengan berolahraga secara rutin. Luangkan waktu Anda 15 menit setiap harinya untuk melakukan olahraga.

 

  • Perbanyak mengonsumsi buah dan sayur

Awali dari sekarang juga dengan mengonsumsi sayur sayuran segar dan ganti camilan Anda dengan buah-buahan. Selain sayuran dan buah-buahan membuat tubuh Anda menjadi sehat, buah-buahan dan sayur-sayuran juga kaya akan kandungan serat yang mampu melapisi bagian dinding-dinding usus sehingga Anda akan mudah merasa kenyang

 

  • Perbanyak konsumsi air putih

Minum air putih juga dapat membantu menurunkan berat badan Anda, usahakan setiap hari minum 8 gelas air putih. Selain air putih berguna untuk menghindari Anda dari penuaan dini, memperbanyak minum air putih juga mampu membuang racun dan lemak jahat yang ada dalam tubuh Anda

 

  • Mengatur pola makan

Jika Anda melewatkan jam makan dan pada saat jam makan berikutnya Anda akan makan dengan porsi yang banyak dan berlebihan karena sangat lapar

 

  • Ganti nasi putih ke nasi merah

Nasi putih pada umumnya dapat membuat perut Anda akan merasa cepat lapar karena sifatnya yang mudah dicerna oleh tubuh. Sangat berbeda dengan nasi merah (Beras Merah), serat nasi merah tidak mudah dicerna sehingga jika Anda mengkonsumsinya akan merasakan kenyang lebih lama.

 

  • Mengkonsumsi WMP dengan rutin

WMP terbuat dari green coffee, acaiberry, L-Carnitine dan bahan alami lainnya yang efektif membakar lemak lemak di dalam tubuh dan menekan nafsu makan. Dengan mengkonsumsi WMP setiap hari dalam seminggu bisa membantu menurunkan berat badan 2-3 kg. Buat yang suka dengan olahraga, konsumsi 1 sachet sebelum olahraga akan memaksimalkan pembakaran lemak di dalam tubuh

Sorry, the comment form is closed at this time.